1. TUJUAN PRAKTIKUM
- Agar Mahasiswa dapat menjalankan program java dalam langkah paling pertama atau pengenalan dengan baik,
- Dimana Mahasiswa diharapkan dalam penulisan coding program java menggunakan beberapa kunci yang membedakan satu dengan lainnya,
- Seperti penggunaan case sensitif pada nama class, dan mengenal apa yang dimaksud dengan class, apa saja yang menjadi persyaratan suatu class,
- Serta pemberian extensi .java pada program java saat disimpan dan pengenalan apa itu tipe data yang diwujudkan dalam variable / konstanta,
- Pada praktikum 1 ini juga mengajarkan kita tentang penggunaan operator aritmatika dan operator assignment.
Manajemen pemasangan komponen (manajemen layout) diperlukan untuk mengatur penempatan komponen didalam frame agar bisa menghasilkan bentuk interface yang menarik. Penggunaan layout manager dalam menggunakan letak komponen juga akan memudahkan kita menempelkan komponen pada frame. Java menyediakan sejumlah metode layout dalam mengatur penempelan komponen ke dalam frame. Kita boleh mengkombinasikan beberapa metode agar pemasangan komponen menjadi lebih baik dan mudah. Method setLayout() digunakan untuk mengatur jenis metode yang digunakan pada saat pemasangan komponen.
A. Metode FlowLayout
Metode FlowLayout menempatkan komponen di frame berdasarkan urutan komponen-komponen tersebut ditempelkan ke frame. Penyusunan dimulai dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. Dengan demikian urutan pemasukan komponen menjadi penting, Secara default seluruh komponen yang ditambahkan dengan metode FlowLayout akan ditampilkan dengan rata tengah, namun metode FlowLayout memiliki konstanta LEFT, CENTER dan RIGHT untuk mengatur perataan komponen yang diinginkan.
B. Metode GridLayout
Metode GridLayout akan membagi area layar menjasdi sejumlah tempat dalam bentuk matriks ukuran yang sama. Area layar dibagi dalam format baris dan kolom. Akibatnya setiap komponen yang memilikiukuran yang sama, tidak peduli bagaimana ukuran sebenarnya. Setiap kali terjadi perubahan ukuran frame, ukuran setiap komponen juga akan berubah. Pada prinsipnya yang dipertahankan adalah jumla baris dan kolom yang telah ditentukan.
C. Metode BorderLayout
Metode BorderLayout menggunakan konsep arah mata angin dalam memasang komponene. Class BorderLayout menyediakan lima konstanta yang menyatakan arah mata angin, yaitu NORTH, EAST, SOUTH, WEST dan CENTER.
Jika salah satu tidak digunakan, maka lokasi yang akan berdekayan akan menggunakan lokasi tersebut sebagai perluasan dari wilayahnya. Metode ini tidak memperhatikan urutan pemasukan komponen.
D. Metode NonLayout
Metode NonLayout tidak cukup fleksibel digunakan. Oleh karena itu harus mengatur tiap lokasi tiap objek titik demi titik. Tiap objeknya ditentukan oleh koordinat didalam window. Jika dilihat dari hal kerapian dan kebebsan mengatur tampilan sendiri, layout ini menmpati peringkat teratas dari semua alternatif layout.
3. PEMBAHASAAN
A. Membuat Program CobaFlowLayout.java
1. Langkah
a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
class FLayout extends JFrame {
JButton tombolSave, tombolEdit, tombolDelete, tombolOpen;
public FLayout() {
setTitle(“FLOWLAYOUT”);
tombolOpen = new JButton(“OPEN”);
tombolOpen.setMnemonic(‘O’);
tombolSave = new JButton(“SAVE”);
tombolSave.setMnemonic(‘S’);
tombolEdit = new JButton(“EDIT”);
tombolEdit.setMnemonic(‘E’);
tombolDelete = new JButton(“DELETE”);
tombolDelete.setMnemonic (‘D’);
setLayout (new FlowLayout () );
add(tombolOpen);
add(tombolSave);
add(tombolEdit);
add(tombolDelete);
pack();
setVisible(true);
setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
}
}
public class CobaFlowLayout {
public static void main (String[] args) {
FLayout f = new FLayout();
}
}
Keluaran :
B. Membuat Program CobaGridLayout.java
1. Langkah
a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
class GLayout extends JFrame {
JButton tombolSave, tombolEdit, tombolDelete, tombolOpen, tombolCopy, tombolPaste;
public GLayout() {
setTitle(“GRIDLAYOUT”);
tombolOpen = new JButton (“OPEN”);
tombolOpen.setMnemonic(‘O’);
tombolSave = new JButton(“SAVE”);
tombolSave.setMnemonic(‘S’);
tombolEdit = new JButton (“EDIT”);
tombolEdit.setMnemonic(‘E’);
tombolDelete = new JButton(“DELETE”);
tombolDelete.setMnemonic(‘D’);
tombolCopy = new JButton (“COPY”);
tombolCopy.setMnemonic(‘C’);
tombolPaste= new JButton(“PASTE”);
tombolPaste.setMnemonic(‘P’);
setLayout(new GridLayout (3,2));
add(tombolOpen);
add(tombolSave);
add(tombolEdit);
add(tombolDelete);
add(tombolCopy);
add(tombolPaste);
pack();
setVisible(true);
setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
}
}
public class CobaGridLayout {
public static void main (String [] args) {
GLayout g = new GLayout();
}
}
Keluaran:
C. Membuat Program cobaBorderLayout.java
1. Langkah
a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
class BLayout extends JFrame {
JButton tombolSave, tombolEdit, tombolDelete, tombolOpen;
JLabel labelGambar;
public BLayout() {
setTitle (“Border Layout”);
tombolOpen = new JButton(“Open”);
tombolOpen.setMnemonic(‘O’);
tombolSave = new JButton (“Save”);
tombolSave.setMnemonic(‘S’);
tombolEdit = new JButton(“Edit”);
tombolEdit.setMnemonic(‘E’);
tombolDelete = new JButton (“Delete”);
tombolOpen.setMnemonic(‘D’);
labelGambar = new JLabel(new ImageIcon(“Image / Satu.jpg”));
setLayout(new BorderLayout());
add(tombolOpen, “North”);
add(tombolSave, “West”);
add(labelGambar, “Center”);
add(tombolEdit, “East”);
add(tombolDelete, “South”);
setSize(400, 300);
setVisible(true);
setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
}
}
public class cobaBorderLayout{
public static void main (String [] args) {
BLayout b = new BLayout ();
}
}
Keluaran:
D. Membuat Program cobaNullLayout.java
1. Langkah
a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.
Keluaran:
E. Membuat Program frameAWT.java
1. Langkah
a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.
Keluaran:
4. KESIMPULAN
- Java bersift case sensitive : dimana huruf kapital dan huruf kecil tidak dianggap sama.
- Secara umum, Java mengabaikan spasi kosong. Spasi kosong tdd: karakter yg tdk tampil pada
- Layar, seperti kosong tab, ganti baris dan lainnya yg digunakan utk membuat kode java lebih menarikdan mudah utk dibaca / dipahami.
- Brace atau kurung kurawal {} merupakan simbol pengelompokkan dlm java yg digunakan utk menandai awal dan akhir seksi program.
- Kode program dpt disisipi komentar-komentar yaitu teks yg menerangkan kode. Simbol khusus harus mendahului komentar agar kompilator mengabaikan teks tsb. Setiap pernyataan java diakhiri dengan simbol titik koma (;).
5. PENUTUP
Demikian Laporan Praktikum Java ini penulis paparkan mengenai materi praktikum yang menjadi pokok bahasan dalam laporan ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya.
Penulis sangat berharap kritik dan saran dari Dosen pengajar study Java untuk perbaikan yang lebih baik.
Tugas:
Script:
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;
public class Tugassaya{
public static void addComponentsToPane(Container pane){
JLabel label;
JLabel labelB;
JLabel labelC;
pane.setLayout(null);
label = new JLabel(“FlowLayout”);
pane.add(label);
JButton a = new JButton(“0″);
JButton b = new JButton(“1″);
JButton c = new JButton(“2″);
JButton d = new JButton(“3″);
JButton e = new JButton(“4″);
JButton f = new JButton(“5″);
JButton g = new JButton(“6″);
JButton h = new JButton(“7″);
JButton i = new JButton(“8″);
JButton j = new JButton(“9″);
JButton k = new JButton(“10″);
JButton l = new JButton(“11″);
pane.add(a);
pane.add(b);
pane.add(c);
pane.add(d);
pane.add(e);
pane.add(f);
pane.add(g);
pane.add(h);
pane.add(i);
pane.add(j);
pane.add(k);
pane.add(l);
i.setBounds(500,50,55,20);
j.setBounds(500,50,55,20);
k.setBounds(500,50,55,20);
l.setBounds(500,50,55,20);
labelB = new JLabel(“None Layout”);
pane.add(labelB);
labelC = new JLabel(“Grid Layout”);
pane.add(labelC);
Insets insets = pane.getInsets();
Dimension size = a.getPreferredSize();
a.setBounds(10+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=b.getPreferredSize();
b.setBounds(60+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=c.getPreferredSize();
c.setBounds(110+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=d.getPreferredSize();
d.setBounds(160+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=e.getPreferredSize();
e.setBounds(230+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=f.getPreferredSize();
f.setBounds(230+insets.left,77+insets.top,size.width,size.height);
size=g.getPreferredSize();
g.setBounds(230+insets.left,104+insets.top,size.width,size.height);
size=h.getPreferredSize();
h.setBounds(230+insets.left,131+insets.top,size.width,size.height);
size=i.getPreferredSize();
i.setBounds(380+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=j.getPreferredSize();
j.setBounds(430+insets.left,50+insets.top,size.width,size.height);
size=k.getPreferredSize();
k.setBounds(380+insets.left,77+insets.top,size.width,size.height);
size=l.getPreferredSize();
l.setBounds(430+insets.left,77+insets.top,size.width,size.height);
size=label.getPreferredSize();
label.setBounds(10+insets.left,15+insets.top,size.width,size.height);
size=labelB.getPreferredSize();
labelB.setBounds(230+insets.left,15+insets.top,size.width,size.height);
size=labelC.getPreferredSize();
labelC.setBounds(385+insets.left,15+insets.top,size.width,size.height);
}
public static void main(String [] args) {
JFrame.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);
JFrame frame = new JFrame(“Multi Layout”);
frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
addComponentsToPane(frame.getContentPane());
Insets insets = frame.getInsets();
frame.setSize(450+insets.left+insets.right,250+insets.top+insets.bottom);
frame.setVisible(true);
}
}
Hasil:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar